<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>..::Diani SITE ::..</title>
	<atom:link href="http://diani03.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diani03.wordpress.com</link>
	<description>"Ketika harus Berubah, maka berubahlah menuju kata hati terdalam"</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Oct 2009 05:38:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='diani03.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5065123b3fe2221e40dbf2c6ad960f11?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>..::Diani SITE ::..</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title></title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/45/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/45/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 05:38:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/45/</guid>
		<description><![CDATA[

&#8230;:: MEMILIH JODOH ::&#8230;
Pagi tadi ini saya membaca artikel majalah wanita tentang menguatkan hati untuk memilih pasangan hidup…
Artikel itu mengingatkan saya akan diskusi dengan temen saya beberapa waktu yang lalu tentang cara menentukan pilihan qta menentukan dan memilih seorang pendamping hidup. Meskipun seorang wanita yang dikaruniai “sembilan perasaan dan satu pikiran” (suatu kalimat untuk wanita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=45&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>
<div>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;:: MEMILIH JODOH ::&#8230;</strong></p>
<p>Pagi tadi ini saya membaca artikel majalah wanita tentang menguatkan hati untuk memilih pasangan hidup…<br />
Artikel itu mengingatkan saya akan diskusi dengan temen saya beberapa waktu yang lalu tentang cara menentukan pilihan qta menentukan dan memilih seorang pendamping hidup. Meskipun seorang wanita yang dikaruniai “sembilan perasaan dan satu pikiran” (suatu kalimat untuk wanita yang entah dari mana asalnya), wanita harus <strong>smart</strong> dalam menentukan dan memilih jodoh untuk mendampingi hidup qta dan berjuang menjalankan tugas qta sebagai seorang manusia yang terlahirkan di dunia.. sebagai khalifah di dunia.</p>
<p>Smart dari wanita adalah pertimbangan dalam menentukan dan memilih  jodoh, yaitu:<br />
1. Pikiran.<br />
2. Hati<br />
3. Perasaan</p>
<p>Pikiran, wanita harus smart menggunakan pikirannya dalam menentukan dan memilih jodohnya. wanita harus mempertimbangkan foktor-faktor real untungruginya memilih seseorang sebagai pendamping hidup. Cari yang sevisi dan semisi dengan jalan hidup qta.</p>
<p>Hati, wanita harus bertanya pada hati kecilnya yang cenderung berkata benar. Qta harus dapat membedakan antara suara hati qta dan hasrat yang cenderung bersifat ke arah nafsu. Disini harus ada komunikasi antara qta sebagai manusia dengan pemilik kehidupan ini, qta bisa mempertanyakan apakah jodoh qta adalah si A dengan sholat istikharah. Temukan suara hatimu…</p>
<p>Perasaan, pendamping hidup adalah seorang yang akan menemani qta selama sisa hidup qta. Dia tempat berbagi, curhat bagi qta. Dia harus dapat menerima qta dalam keadaan terpuruk sekalipun. Dia harus dapat menghibur disaat qta bersedih. Pun sebaliknya. Wanita harus mempunyai “rasa” terhadap pasangan yang akan dipilihnya.</p>
<p>Bismillahirrahmannirrahim… kumulai mempertimbangkan dan memilih… Kupertimbangkan dengan pikiran, hati dan yang terakhir perasaanku..<br />
Semoga rahmad NYA selalu tercurahkan untuk qta semua.<br />
Amien</p>
<p>By: Widawati</p>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=45&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/44/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/44/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 05:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/44/</guid>
		<description><![CDATA[Hidupkan Cinta dengan Panggilan Sayang

DALAM hidup berumah tangga, apalagi ketika usia perkawinan yang sudah lama, sering kali pasangan merasakan kejenuhan. Jika sudah begitu, masalah yag sepele akan dianggap serius oleh salah satu pihak, dan pertengkaran pun terjadilah.
Sebenarya banyak cara pasangan suami istri untuk memperbaiki atau menghangatkan kembali hubungan dalam perkawinannya. Mungkin saja pasangan merencanakan kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=44&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1 style="text-align:center;">Hidupkan Cinta dengan Panggilan Sayang</h1>
<p><span style="font-size:x-small;"></p>
<p align="justify">DALAM hidup berumah tangga, apalagi ketika usia perkawinan yang sudah lama, sering kali pasangan merasakan kejenuhan. Jika sudah begitu, masalah yag sepele akan dianggap serius oleh salah satu pihak, dan pertengkaran pun terjadilah.</p>
<p align="justify">Sebenarya banyak cara pasangan suami istri untuk memperbaiki atau menghangatkan kembali hubungan dalam perkawinannya. Mungkin saja pasangan merencanakan kembali bulan madu kedua, atau sekadar pergi menonton berdua.</p>
<p align="justify">Namun untuk mempererat hubungan suami istri atau memberi makna istimewa terhadap hubungan tersebut bisa juga dengan cara yang terlihat lebih sederhana. Salah satunya adalah dengan menggunakan panggilan sayang terhadap pasangan, seperti layaknya orang yang sedang berpacaran.</p>
<p align="justify">Panggilan sayang suami terhadap isteri atau isteri terhadap suami, ternyata memberi dampak yang sangat luar biasa bagi kehidupan berumah tangga. Bagi pasangan suami isteri (pasutri) yang baru menikah, panggilan sayang akan lebih mendekatkan satu sama lain. Hubungan keduanya pun akan terasa tanpa jarak yang kaku. Sedangkan bagi pasutri yang sudah lama berumah tangga, panggilan sayang dapat menghidupkan kembali cinta yang mungkin sudah terasa sangat biasa. Akan tetapi dalam menentukan panggilan sayang itu ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan.</p>
<p align="justify">Psikolog Dra. Selly Mahliyani, S.Psi. dari Rumah Sakit Al Islam Bandung menyatakan, paling tidak ada dua hal penting yang harus dipertimbangkan pada saat pasutri akan memberi panggilan sayang kepada pasangannya.</p>
<p align="justify">Pertama, panggilan sayang untuk suami, sebaiknya gunakan nama yang lebih memberi kesan respek pada pria. Pasalnya, kata Selly, pria berbeda dengan wanita. Pria lebih senang dengan panggilan nama yang merujuk pada kepemimpinan, pelindung, dan pemberi rasa nyaman. Sedangkan perempuan yang katanya lebih peka perasaannya justru senang dengan nama-nama panggilan yang mengesankan cinta seperti &#8220;honey&#8221;, &#8220;sayang&#8221;, &#8220;cinta&#8221;, dll.</p>
<p align="justify">Kedua, perhatikan kultur pasangan. Ada beberapa kultur tertentu yang justru kurang menerima bila seseorang, terutama suami dipanggil dengan sebutan nama. Contohnya dalam kultur Sunda dan Jawa. Keduanya sangat jarang memanggil pasangan dengan sebutan nama langsung. &#8220;Kesan yang muncul terlalu berani, kurang sopan,&#8221; ujar Selly menjelaskan.</p>
<p align="justify">Kendati demikian, ada beberapa pasangan &#8212; biasanya dari kalangan pasangan muda&#8211; yang justru merasa lebih egaliter dengan cara memanggil nama pasangan masing-masing. &#8220;Tapi kalau memanggilnya di depan anak-anak kan sepertinya kurang sopan,&#8221; ujar Selly yang mewanti-wanti harus memerhatikan betul masalah panggilan sayang ini.</p>
<p align="justify">Tidak melecehkan</p>
<p align="justify">Ada beberapa pasangan yang menggunakan panggilan sayang dengan nama-nama yang terkesan melecehkan secara fisik. Seperti &#8220;Ndut&#8221;, &#8220;Jahe&#8221; (raja hees atau jago tidur), dll. Panggilan-panggilan seperti itu menurut Selly, harus dibuang jauh-jauh. Karena justru akan menjatuhkan satu sama lain. &#8220;Tidak ada lagi penghargaan dan ungkapan sayang,&#8221; ujarnya tegas.</p>
<p align="justify">Menurutnya, panggilan sayang suami isteri sudah dicontohkan Rasulullah Saw kepada Aisyah. &#8220;Karena Aisyah pipinya selalu tampak kemerahan, maka Rasulullah memanggilnya dengan sebutan Khumaira. Walau berkenaan dengan fisik tetapi ada kesan sayang,&#8221; ujar Selly.</p>
<p align="justify">Panggilan sayang, kata Selly, bukan saja dapat menghidupkan kembali cinta yang mungkin sudah mulai &#8220;redup&#8221;. Tetapi juga dapat menguatkan ikatan pernikahan. Bahkan, dalam panggilan sayang juga terdapat semacam afeksi sehingga satu sama lain akan merasa lebih nyaman bila pasangannya memanggil dengan panggilan sayang tersebut.</p>
<p align="justify">&#8220;Apalagi penghargaan. Nama itu kan identik dengan penghargaan. Bila nama yang disebutkan itu adalah panggilan sayang, maka seseorang bukan saja akan merasa dilindungi, nyaman, tetapi juga merasa dihargai,&#8221; imbuhnya.</p>
<p align="justify">Selain ungkapan-ungkapan cinta dan kasih sayang, panggilan sayang juga dapat diambil dari peristiwa-peristiwa atau sejarah perjalanan cinta pasangan yang paling berkesan dan berarti. Misalnya saat pertemuan pasangan itu Juni, pasutri tersebut bisa memanggil suaminya dengan sebutan Juni atau lainnya.</p>
<p align="justify">Pokoknya, kata Selly, panggilan-panggilan itu harus menumbuhkan penghargaan satu sama lain. Sehingga pada saat nama itu disebutkan, setiap pasangan akan merasakan cinta selalu tumbuh, bahagia, dan nyaman berada di sampingnya.</p>
<p align="justify">Nah, apakah Anda sudah mempunyai nama panggilan sayang untuk pasangan? Jika belum, ingat-ingatlah lagi apa momen paling spesial pasangan Anda. Siapa tahu dengan Anda memberi nama baru kepada pasangan, cinta Anda terhadap si dia akan kembali tumbuh atau bahkan menghangat selamanya. Sumber: (Eriyanti/&#8221;PR&#8221;)***</p>
<p></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=44&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/44/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/42/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/42/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 05:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[







..::10 KRITERIA CALON SUAMI IDAMAN::..
Setiap kali aku ditanya tentang kriteria pasangan hidup yang aku dambakan, 10 poin berikut ini takkan ada yang luput :

Cerdas. Bukan berarti pintar di atas kertas, tapi dia bisa beradaptasi di lingkungan manapun dia berada, nyambung diajak ngobrol apa saja. Kalaupun dia belum ngikutin perkembangan tentang topik yang dibicarakan, dia ga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=42&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table style="height:14px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="605">
<tbody>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:center;"><strong>..::10 KRITERIA CALON SUAMI IDAMAN::..</strong></p>
<p>Setiap kali aku ditanya tentang kriteria pasangan hidup yang aku dambakan, 10 poin berikut ini takkan ada yang luput :</p>
<ol>
<li><strong>Cerdas</strong>. Bukan berarti pintar di atas kertas, tapi <strong>dia bisa beradaptasi di lingkungan manapun dia berada</strong>, nyambung diajak ngobrol apa saja. Kalaupun dia belum ngikutin perkembangan tentang topik yang dibicarakan, dia ga berusaha untuk sok tahu. Kalau handsome tapi ga nyambung … tidak lah ya……… !!! Smart can make someone look handsome but handsome cant make someone look smart.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>PD (bukan berarti narsis)</strong>. Ini ga boleh ditawar-tawar karena yang Aku alami selama ini para lelaki mundur hanya dikarenakan alasan yang dicari-cari karena faktor ketak-pede-an mereka. Pokoknya kalau co dah bilang gini aja “pendidikan kamu lebih tinggi dari aku”, atau “Teman-teman kamu banyak orang penting sementara aku…. “, atau “Pendidikan agamaku masih jauh dibanding kamu…” rasanya Aku langsung lemez deh. Gimana mau jadi imam yang bisa ngarahin istri kalau hal-hal remeh tersebut jadi hal besar untuk diungkapkan. Allah ga nyari master kok untuk buat masuk syurga hahaha… kenapa jadi sewot ama status pendidikan sendiri? Gara-gara cowok nih…hihihihi….</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Berwawasan Islam</strong>… Bukan berarti dia harus hafal Sejarah Islam atau seabrek teori tentang ke Islaman. <strong>Orang yang berwawasan Islam, akan semati-matinya untuk ga ngerjain apa yang ga disuka Allah dan berusaha sekuat tenaga untuk ngerjain yang disuka Allah</strong>. Tau darimana ? Dari attitudenya donk… Tiap manusia kan diberi “chip” bernama nurani oleh Allah. Makanya, ga ada manusia yang suka ama perbuatan jelek seperti “merampok” sekalipun dia seorang perampok. Coba tanya perampok deh… Hii… engga lah ya…. Aura positifnya akan lebih menonjol dibanding aura negatifnya karena kita tahu nobody’s perfect, jadi pasti ada sifat negative dan positive … Dia ngerti tugasnya ga hanya jadi imam di dunia tapi juga sampai akhirat. Jadi terlihat sulit klo cuma dipikirin. Serem lo klo cuma tau teori dan kaku dalam aplikasinya. Banyak tuh teman Aku yang nikah ama aktivis dakwah “menjerit” karena suami nya menerapkan aturan “istri harus di rumah saja”. Siti Khadijah ketemu Rasulullah di saat jadi saudagar (pedagang, red) kok….dan aku belum nemu buku yang bilang klo bunda Khadijah berhenti berdagang setelah menikah. Hmm…? (ada ga sih ?)</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Humoris</strong>. Ga kebayang deh, Aku yang segini talkactive and jail tiba-tiba harus berdampingan seumur hidup ama orang yang ga punya selera humor dan kaku. Wah bisa serasa di kuburan kali .. ???&#8230;.Tapi humornya juga harus cerdas… bukannya diada2in dan akhirnya garing atawa konyol. Ketawa bareng tentunya lebih seru daripada ketawa sendiri. Jangan sampe dia hebring sendiri juga, ga lucu juga ketawa.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Dewasa</strong>. Orang yang berwawasan Islam, Cerdas, PD dan humoris belum tentu dewasa, makanya ini menjadi poin tersendiri. <strong>Dewasa bukan masalah umur</strong> tapi lebih cenderung kepada respon seseorang ketika menghadapi sesuatu. Orang yang dewasa biasanya lebih mampu mengontrol emosi. Ini penting banget, karena aku sering muncul sifat kekanak-kanakannya hehehehe.. makanya awet muda kali ya ?</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Gaul</strong><strong> yang terarah</strong>. Aku pengen banget punya soulmate yang ga milih-milih teman (tentu aja harus dipilah… yang membawa kepada kemudharatan berarti bukan teman). Aku punya seabrek teman dan Aku ingin dia juga ikut bahagia karena akhirnya punya banyak teman juga. Gitupun Aku, Aku akan sangat bahagia bila dikenalkan ama teman-temannya yang seabrek. Untuk meluaskan silaturahmi jadi kerja yang mudah kan? Tinggal aja saling diperkenalkan… Kebayang serunya….!! Kalau dia punya banyak teman, artinya juga dia tak akan asal cemburu, ya ga ? Masa sih aku harus kehilangan teman yang udah setia puluhan tahun cuma gara-gara satu orang masuk dalam kehidupanku dalam bentuk pernikahan.  Dikabulin ya Rabb, pleasee&#8230;. ?</li>
</ol>
<ol>
<li>Kharismatic, means dia punya inner “power” yang bikin I always admire and honor him. Not complicated kok… Biasanya orang yang punya kekuatan ini, tanpa dia ngomongpun orang dah ngerti yang diingikannya and tanpa harus disuruh must obey him. Eit jangan salah, kharisma totally different with otoriter.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Sehat lahir dan batin</strong>. Aku belum se – shaleha muslimah lain hingga ini juga jadi pertimbangan. Lain lagi klo dah jadi suami… Saat dia dapat ujian sakit, tugas kitalah ngerawatnya, with full of love, of course.  Insya Allah…</li>
</ol>
<p>Termasuk juga ga Bau Badan, ga Bau Mulut, Bau Kaki, ga Bau rokok, dst … orang yang ngerokok susah kan ya dikategorikan pada sehat lahir dan batin J.</p>
<ol>
<li><strong>Good looking</strong>. Bukan berarti harus handsome seperti Richard Gere karena sekali lagi klo Aku udah love, dia pasti akan jadi the most handsome man for me. At least, dia terlihat ganteng di antara yang jelek dan tidak terlihat jelek di antara yang ganteng… Hehehe.. ga kayak gitu juga. Standar aja lah…. Yang penting dia ga minder jalan di samping Aku… hahaha ini mah kepedean ya ?</li>
</ol>
<ol>
<li>SINGLE alias ga sedang terikat pernikahan dengan perempuan lain. (penting&#8230; penting&#8230; dan sangat penting !)</li>
</ol>
<p>Eit, ada yang protes ya ? Apa ? Standarku ketinggian ? … Masa sih ?</p>
<p>Bukankah 9 sifat di atas (kecuali single) emang dimiliki setiap manusia ? Hanya kadarnya kok yang ngebedain. Nah, kadar ini akan ditentukan oleh KLIK ato ga nya aku and the man with 10 criteria tersebut. Lebih gampangnya mah gini : <strong>SEIMAN, SINGLE dan hatiku bilang &#8220;THIS IS THE MAN that  I HAVE BEEN LOOKING FOR”</strong>. Manusia sah aja punya kriteria istri/suami idaman, TAKDIR kan tetap MILIK ALLAH.</p>
<p>Biar aja orang mau protes tentang kriteria yang aku ajuin (lagian aku udah nemu orang dengan 10 kriteria di atas kok). Masa mau masuk perguruan tinggi atau melamar kerja yang hanya untuk sekian tahun, orang boleh memaksa kita untuk menjalani seleksi sesuai dengan kriteria yang mereka butuhin, trus kita yang mau terikat kontrak seumur hidup (insya Allah.. Amin) dengan pasangan hidup ga boleh punya kriteria sih ? Aneh banget jalan pikirannya klo gitu.</p>
<p>Kita ada di atas dunia sebagai MANUSIA saja sudah dianggap berkualitas, trus ketika diberi kasih sayang, dirawat dan dididik oleh ortu .. kualitas kita sebagai manusia makin meningkat donk, ditambah lagi banyak potensi yang dititipkan Allah&#8230; makin lagi donk kualitas kita nambah&#8230;&#8230;&#8230;  Masa hanya karena dituntut untuk MENIKAH, kita harus menurunkan kualitas. Buat aku MENIKAH harus membuat kualitas pribadi, hidup dan imanku semakin MENINGKAT. Aku tidak akan pernah menyia-nyiakan nikmat hidup yang diberikan Allah, maka MENINGKATKAN KUALITAS atau setidaknya MENJAGA KUALITAS aku artikan sebagai WUJUD SYUKUR kepada ALLAH.</p>
<p>Begitu teman&#8230;.  Jangan pusing oleh JODOH selagi kita tetap berniat, berikhtiar dan berdoa. Peduli amat kata orang&#8230; Yang paling penting adalah IKUTI KATA HATI YANG TERPATRI KUAT DENGAN YANG MEMILIKI HATI.. yaitu ALLAH, SANG KHALIK.  Amin</p>
<p>patrarinadewi.multiply.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=42&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2009/10/04/42/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEAJAIBAN LEBAH MADU</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/11/04/keajaiban-lebah-madu/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/11/04/keajaiban-lebah-madu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 03:15:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[SainsTek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. (QS. An-Nahl, 16:68) 
 
Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=38&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:x-small;"><strong>Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.</strong> (QS. An-Nahl, 16:68) </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/05.jpg" alt="" hspace="12" width="131" height="115" align="right" /> </span></p>
<div><span style="font-size:x-small;">Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas.</span></div>
<p><span style="font-size:x-small;"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/07.jpg" alt="" hspace="12" width="175" height="182" align="left" /> </span></p>
<div><span style="font-size:x-small;">Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur&#8217;an:</span></div>
<p><span style="font-size:x-small;"><strong>Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. </strong>(QS. An-Nahl, 16: 69) </span></p>
<div><span style="font-size:x-small;">Tahukah anda tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini?</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.</span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Sebagaimana firman Allah, madu adalah “obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. </span></div>
<div><span style="font-size:x-small;">Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya. -Haru Yahya-<br />
</span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=38&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/11/04/keajaiban-lebah-madu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/05.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/07.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dalam Sebuah Keikhlasan&#8230;</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/dalam-sebuah-keikhlasan/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/dalam-sebuah-keikhlasan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 04:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahiim.
Sepasang suami istri yang telah mengarungi rumah tangga dalam waktu yang lama bukanlah suatu perkara yang mudah. Bergagai Halangan , rintangan dan masalah telah menerpa biduk yang sedang ditumpangi 2 orang anak manusia.. Sepasang suami istri, yang dimulai dengan dua individu yang berbeda, berasal dari “perut ibu” yang berbeda, pendidikan keluarga yang berbeda, kultur budaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=36&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:blue;"><strong>Bismillahirrahmanirrahiim.</strong></span></p>
<p>Sepasang suami istri yang telah mengarungi rumah tangga dalam waktu yang lama bukanlah suatu perkara yang mudah. Bergagai Halangan , rintangan dan masalah telah menerpa biduk yang sedang ditumpangi 2 orang anak manusia.. Sepasang suami istri, yang dimulai dengan dua individu yang berbeda, berasal dari “perut ibu” yang berbeda, pendidikan keluarga yang berbeda, kultur budaya yang berbeda sifat dan kebiasaan yang berbeda dipertemukan dalam suatu ikatan yang suci bernama <strong>“PERNIKAHAN”.</strong></p>
<p>Pernikahan adalah suatu ibadah. Sebelum memilih dan memastikan diri untuk menikah dengan seseorang tentunya sudah melalui berbagai macam ikhtiar hingga memutuskan untuk menikah. Bukan perkara yang gampang mengakhiri masa “lajang” dan mengikatkan diri dengan seseorang yang diri kita sendiri belum tahu apakah ianya adalah jodoh kita. Namun, jika sudah terjadi suatu pernikahan yakinkanlah pada diri bahwa suami atau istri kita adalah <strong>JODOH KITA</strong>.</p>
<p>Memang bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk mempertahankan suatu hubungan antara dua individu berbeda yang dimaksud disini yaitu <strong>SUAMI-ISTRI</strong>. Kalaupun ada persamaan itu hanya sedikit saja dari berbagai macam perbedaan yang ada. Dan bukan jaminan bahwa persamaan itu akan menguatkan hubungan yang telah terjalin. <strong><em>“Inna mal ‘amalu binniyah”, </em> </strong> segala sesuatu perbuatan itu berawal dari niat. Jika niat untuk menikah tidak berdasarkan ibadah kita kepada Allah, maka siap-siaplah menanggung akibat atas perbuatan kita.</p>
<p>Keputusan menjadi suami atau istri atas seseorang juga dibutuhkan keikhlasan, tidak hanya sekedar niat melaksanakan ibadah. Ibadah dilakukan karena suatu kebutuhan kita sebagai makhluk akan Allah Sang Khalik untuk tempat menyandarkan hati dan jiwa, sekaligus tempat memohon pertolongan dan perlindungan. Dan ikhlas merupakan salah satu syarat diterimanya amal seorang makhluk, dan harus selalu mencontoh setiap perbuatan dan ucapan Rasulullah SWT dalam beribadah.</p>
<p><strong><em>“Dan tidaklah mereka diperintahkan kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien(agama) kepadaNya, dengan mentauhidkanNya.” (Al Bayyinah 5)</em></strong></p>
<p>Ikhlas adalah meniatkan ibadah hanya untuk mengharapkan keridhoaan dan perhatian Allah semata dan tiada tujuan lain selain darinya. Menikah adalah suatu ibadah dan dilandasi keikhlasan untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangan. Jika pernah terlontar rasa ketidak puasan terhadap pasangan dan ingin mengakhiri hubungan  berarti pernikahan yang dijalani bukan berlandaskan keikhlasan beribadah. Apalagi belum dilakukan usaha atau ikhtiar untuk menutupi kekurangan pasangan dan tiba-tiba berencana untuk mengakhiri hubungan. Segala sesuatu yang dilakukan oleh pasangan suami istri untuk melanggengkan pernikahannya juga adalah suatu ibadah. Dan segala usaha itu merupakan hal dalam rangka menggenapkan sebagian ibadah agamanya.</p>
<p>Janganlah kita meremehkan keikhlasan dan melalaikannya. Pada hari kiamat kelak orang-orang yang lalai akan mendapatkan bahwa kebaikan-kebaikan yang dilakukan mereka berubah menjadi keburukan. Ibadah tidak diterima Allah, dan akhirnya mendapat balasan berupa siksa api neraka.</p>
<p><strong><em>“Katakanlah, maukah Kami kabarkan tentang orang yang paling merugi amalan mereka ? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia usaha mereka di dunia, sedang mereka menyangka telah mengerjakan sebaik-baiknya.” (Al Kahfi 103-104).</em></strong></p>
<p>Bersabarlah dalam mempertahankan hubungan pernikahan dan selalu ikhlas menerima kekurangan pasangan dan berusaha menuju kebaikan dunia akhirat. Sesungguhnya dunia ini fana dan hanya sebentar sedang akhirat itu kekal. Bersabarlah dan ikhlaslah selama di dunia, karena kita tidak akan mampu bersabar dengan siksa api neraka walaupun sebentar.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Nb: Afwan jika tulisan ini terkesan menggurui, padahal saya sendiri belum melakukan ibadah yang dimaksud. Tulisan ini terukir berdasarkan pengalaman pribadi. Dan menjadikan peristiwa itu sebagai cemeti bagi diri. Insya Allah</em>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=36&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/dalam-sebuah-keikhlasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekuasaan Allah Pada Seekor LALAT</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/kekuasaan-allah-pada-seekor-lalat/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/kekuasaan-allah-pada-seekor-lalat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 04:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[








Semua kita pasti tahu, apa itu lalat! Ya, ia seekor makhluk Allah subhanahu wata&#8217;aala yang dikenal suka hinggap di tempat-tempat yang jorok dan banyak membawa penyakit/kuman. Sekalipun begitu, ia ada disebutkan di dalam al-Qur`an dan juga hadits nabawi. Lantas, apa keistimewaannya, sehingga Allah subhanahu wata&#8217;aala menyebut dan menyinggungnya? Adakah hikmah di balik itu? Bagaimana kedudukannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=34&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table style="height:2px;" border="0" width="688">
<tbody>
<tr>
<td valign="middle"></td>
<td valign="middle"></td>
<td style="font-size:smaller;" height="20" align="right" valign="bottom"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Semua kita pasti tahu, apa itu lalat! Ya, ia seekor makhluk Allah subhanahu wata&#8217;aala yang dikenal suka hinggap di tempat-tempat yang jorok dan banyak membawa penyakit/kuman. Sekalipun begitu, ia ada disebutkan di dalam al-Qur`an dan juga hadits nabawi. Lantas, apa keistimewaannya, sehingga Allah subhanahu wata&#8217;aala menyebut dan menyinggungnya? Adakah hikmah di balik itu? Bagaimana kedudukannya di dalam hadits nabi shallallahu &#8216;alahi wasallam? Adakah pernyataan ilmiah yang menunjukkan keistimewaannya? Melalui halaman yang singkat ini, Insya Allah subhanahu wata&#8217;aala kita akan menyinggung secara ringkas tema-tema tersebut.</p>
<p><strong>Lalat di Dalam al-Qur`an</strong></p>
<p>Lalat yang di dalam bahasa Arabnya, &#8220;adz-Dzubab&#8221; disinggung dalam satu ayat, yaitu ayat 73, surah al-Hajj. Allah subhanahu wata&#8217;aala berfirman, artinya, &#8220;Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun. Walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.&#8221; (QS.al-Hajj:73)</p>
<p>Dalam ayat ini terdapat seruan agar bertauhid kepada Allah subhanahu wata&#8217;aala dan kecaman terhadap kesyirikan dan orang-orang Musyrik. Sebagaimana dinyatakan Ibn Katsir rahimahullah dalam ayat ini Allah subhanahu wata&#8217;aala mengingatkan betapa hina-dinanya berhala-berhala itu dan betapa piciknya akal para penyembahnya.</p>
<p>Apa yang disembah orang-orang jahil dan musyrik itu diberi perumpamaan dengan sesuatu yang hina, yaitu seekor lalat. Bahwa sekalipun semua sesembahan mereka yang berupa berhala-berhala dan patung-patung itu berkumpul untuk menciptakan seekor lalat saja, benda-benda mati itu tidak akan pernah mampu melakukannya. Padahal apalah arti seekor lalat; makhluk yang sangat hina dan jorok. Bahkan, jangankan menciptakan, bila ada seekor lalat merampas sesuatu dari tubuhnya, berhala-berhala itu tak mampu untuk melindungi diri sendiri. Jadi alangkah lemah dan hinanya berhala-berhala itu, bilamana seekor lalat yang dikenal lemah dan jorok justeru lebih kuat darinya. Karena itu, keduanya sama-sama lemah, baik lalat maupun berhala-berhala itu.</p>
<p>Syaikh Abu Bakar al-Jaza`iri mengatakan, “Dibuatnya permisalan dengan seekor lalat itu merupakan sesuatu yang baik dalam bahasa Arab, karena dapat lebih mendekatkan kepada pemahaman.”</p>
<p>Allah subhanahu wata&#8217;aala menyebutkan sesuatu di dalam al-Qur`an bukan asal sebut. Pasti ada nilai lebih dari apa yang disebutkan itu. Contohnya, Allah subhanahu wata&#8217;aala banyak bersumpah dengan makhluk ciptaan-Nya seperti matahari, waktu Dhuha, dan seterusnya. Itu semua karena apa yang dijadikan objek sumpah itu memiliki nilai lebih di sisi Allah subhanahu wata&#8217;aala. Dan terbukti secara ilmiah kemanfaatannya bagi alam semesta ini, tak terkecuali penyebutan seekor lalat.</p>
<p><strong>Lalat di Dalam Hadits Nabi shallallahu &#8216;alahi wasallam</strong></p>
<p>Bilamana di dalam al-Qur`an hanya disebutkan dalam satu ayat saja, maka di dalam hadits nabi shallallahu &#8216;alahi wasallam penyebutannya lebih banyak. Salah satunya, terkait dengan adanya &#8216;dualisme&#8217; dalam diri lalat itu. Artinya, di satu sisi pada dirinya itu terdapat racun, namun di sisi yang lain justru sebagai penawarnya alias pada kedua sayapnya.</p>
<p>Di antara hadits-hadits itu adalah sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu &#8216;alahi wasallam bersabda, &#8220;Jika lalat terjatuh di minuman salah seorang di antara kamu, maka benamkanlah ia, kemudian lepaskanlah (buanglah), karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap yang lainnya terdapat obat (penawar).&#8221; (HR. al-Bukhari)</p>
<p>Hadits mengenai hal ini cukup banyak dan dipaparkan dengan redaksi yang hampir mirip.</p>
<p>Sepintas, hadits ini bagi kelompok yang berlebihan dalam mengkultuskan akal, seperti kelompok Mu&#8217;tazilah dan para Orientalis, hadits ini dianggap irrasional (tidak masuk akal). Sebab menurut akal mereka, bagaimana mungkin dapat diterima kenyataan bahwa lalat yang menjijikkan itu memiliki penyakit (racun) sekaligus obat (penawar). Apalagi bila ia terjatuh pada minuman, maka harus dibenamkan semua badannya agar minuman tersebut dapat dikonsumsi lagi dan tidak membahayakan. Sungguh menjijikkan.!!</p>
<p>Tetapi realitasnya, hadits tersebut dari sisi kualitasnya adalah hadits yang shahih. Karena itu, tidak ada tempat dan alasan untuk menolaknya, sebab yang mengucapkannya adalah Nabi Muhammad shallallahu &#8216;alahi wasallam yang tidak mengatakan sesuatu kecuali berdasarkan wahyu Allah subhanahu wata&#8217;aala (QS. an-Najm:3).</p>
<p>Bagi orang beriman, bilamana telah terbukti secara valid dan kuat keshahihan kualitas suatu hadits, maka terlebih dulu ia harus meyakini kebenarannya, terlepas apakah ada hikmah di balik itu ataukah tidak! Hadits ini termasuk mukjizat Nabi shallallahu &#8216;alahi wasallam dari sisi ilmiah. Lalu, apakah memang terbukti secara ilmiah demikian.?</p>
<p><strong>Pernyataan Ilmiah Tentang Lalat</strong></p>
<p>Seiring dengan perkembangan zaman dan majunya dunia ilmu pengetahuan, tampak jelaslah kebenaran hadits Nabi shallallahu &#8216;alahi wasallam tentang lalat. Dalam hal ini, dunia kedokteran berhasil membuktikan keilmiahan ucapan Rasulullah shallallahu &#8216;alahi wasallam itu.</p>
<p>Prof.DR.Amin Ridha menjelaskan beberapa poin tentang kenyataan tersebut, di antaranya, &#8220;… Ketiga, tidak benar kalau dikatakan bahwa dunia kedokteran belum pernah mengadakan pengobatan suatu penyakit dengan menggunakan lalat. Lalat pernah digunakan sebagai obat bagi penyakit borok menahun dan paru (Frambosia Tropica), yang terjadi pada 30 tahun pertama abad ke-20, sebelum struktur kimia sulfa ditemukan.</p>
<p>Untuk keperluan itu, lalat dipelihara secara khusus. Penemuan membuktikan bahwa lalat mengandung virus pembunuh kuman (bakterial). Dari penelitian itu ditemukan, bahwa lalat di samping membawa kuman-kuman penyakit, ia juga membawa bakterial yang membunuh kuman-kuman. Penelitian ini terhenti karena di saat yang bersamaan, ditemukan struktur kimia sulfa.</p>
<p>Keempat, Hadits tentang lalat menginformasikan adanya sejenis racun pada lalat. Kenyataan ini baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern dua abad belakangan. Sebelumnya, bisa jadi orang tidak mempercayai kebenaran hadits tentang lalat ini. Jika sudah ditemukan bahwa lalat selain membawa penyakit, ia juga mengandung bakterial pembunuh kuman, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui:</p>
<p>Tidak benar, kuman yang dibawa lalat berbahaya dan menyebabkan berbagai penyakit.</p>
<p>Tidak benar, banyaknya kuman yang dibawa oleh lalat cukup untuk menimbulkan penyakit bagi orang yang menelan kuman itu.</p>
<p>Tidak benar, tubuh manusia dapat terhindar sama sekali dari semua kuman berbahaya. Kalau seandainya begitu, justeru itulah yang sangat berbahaya bagi manusia. Sebab jika tubuh manusia berulang-ulang kemasukan kuman yang berbahaya dalam jumlah sedikit, maka kuman akan menjadi daya tahan terhadap kuman-kuman sejenisnya. Hadits tersebut memberikan informasi penting adanya kuman pada lalat, yang berlawanan dengan racun yang dibawanya. Ini membuktikan bahwa bakteri, virus dan kuman sejenisnya saling berperang dan saling mematikan; yang satu membunuh yang lain dengan jalan mengeluarkan zat beracun. Zat beracun ini yang kemudian digunakan sebagai bahan pengobatan yang lazim disebut antibiotika, seperti: Penicilin dan Cloromicitin. Dan ini bukan saja ada pada lalat, hampir semua binatang berbisa ternyata bisanya itu malah menjadi penyembuh, jika dijadikan sebagai obat. Segala sesuatu yang belum ditemukan dan belum diteliti oleh ilmu pengetahuan jangan diramalkan. Tetapi penelitian harus dilakukan selengkap dan sesempurna mungkin dan tidak boleh dihentikan. Oleh karena itu, merupakan tindakan yang salah jika tergesa-gesa menilai ketidakrasionalan hadits tentang lalat ini tanpa bukti dari hasil penelitian ilmiah modern.&#8221;</p>
<p>Perlu diketahui, lalat hinggap pada barang-barang yang dipenuhi kuman-kuman, yang dapat menim-bulkan berbagai macam penyakit. Sebagian kuman itu berpindah<br />
ke organ tubuh lalat, dan sebagian lainnya dimakan. Dari kuman-kuman ini terbentuk unsur toxine di dalam tubuhnya, yang menurut istilah medis disebut antibakteria. Dialah yang bertugas membunuh berbagai kuman penyakit. Kuman-kuman penyakit ini tidak mungkin bertahan hidup atau mempengaruhi tubuh manusia, selagi masih ada antibakteria, khususnya pada salah satu sayap lalat.</p>
<p>Karenanya, ia mampu mengarahkan bakteri ke arahnya, maka jika ada lalat yang jatuh pada makanan atau minuman, lalu kuman yang menempel pada sebagian organ tubuhnya berpindah ke makanan atau minuman, maka antibakteria yang juga dibawa lalat pada salah satu sayapnya akan bekerja membunuh kuman. Bila di sana ada penyakit, maka obatnya juga tidak akan jauh dari penyakit itu. Maka lalat tersebut dapat dibenamkan secara keseluruhan, baru kemudian dibuang. Hal ini sudah cukup untuk membunuh kuman yang dibawa lalat dan akan merusak kerja kuman tersebut. Selain itu, lalat bisa menyuburkan pembenihan kuman beberapa penyakit. Setelah beberapa saat kuman itu pun mati dan pengaruhnya tidak tampak. Kemudian dalam lalat itu terbentuk unsur yang membunuh kuman-kuman yang dinamakan anti-bakteria. Apabila inti lalat diletakkan pada larutan yang bersih, maka akan diketahui empat macam kuman yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, namun ada pula empat macam unsur yang mampu membunuh empat macam kuman itu, wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>(Sumber: a. Tafsir Ibn Katsir, b. Aysar at-Tafasir karya Abu Bakar al-Jaza`iri, c. Majalah at-Tauhid,Vol.V, 1977; Musykilat al-Ahadits an-Nabawiyyah karya Abdullah Ibn Al Najdi al-Qushaimi [seperti dinukil dari makalah oleh Helmy Yusuf]) Abu Hafshoh</p>
<p>diambil dari :http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatannur&amp;id=483</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=34&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/06/01/kekuasaan-allah-pada-seekor-lalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Kita Berkhayal:</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/mari-kita-berkhayal/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/mari-kita-berkhayal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 07:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eksperimen Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[AWAN
Umpamanya saja anda dan seorang teman anda diculik oleh makhluk
angkasa luar dan dibawa ke planet mereka sebagai tawanan. Ciri khas
planet mereka ini memiliki batu dan kerikil berbentuk bulat sempurna.

Melalui negoisasi yang panjang dan melelahkan, akhirnya anda dan
teman anda itu akan dikembalikan ke bumi jika mampu mengukur
tingginya menara yang terletak di pusat ibukota mereka.

Untuk keperluan pengukuran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=33&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><pre>AWAN
Umpamanya saja anda dan seorang teman anda diculik oleh makhluk
angkasa luar dan dibawa ke planet mereka sebagai tawanan. Ciri khas
planet mereka ini memiliki batu dan kerikil berbentuk bulat sempurna.

Melalui negoisasi yang panjang dan melelahkan, akhirnya anda dan
teman anda itu akan dikembalikan ke bumi jika mampu mengukur
tingginya menara yang terletak di pusat ibukota mereka.

Untuk keperluan pengukuran tsb anda dan teman anda itu diberi sebuah
penggaris dari bumi yang panjang maksimalnya 100cm. Dan sebuah tali
dengan panjang maksimal 100cm juga. Tali ini ini sangat ringat dan
ukurannya sama dengan rambut manusia.

Pertanyaannya:
Bagaimana dengan hanya memakai peralatan sederhana di atas (tali dan
penggaris) anda dan teman anda dapat mengukur tingginya menara tsb?

Catatan:
---------
1. Jika anda sudah mengetahui cara mengukur tingginya menara itu,
silahkan anda gunakan sebagai bahan eksperimen.

2. Jika mengukur tingginya menara tsb adalah sesuatu yang tidak
menarik bagi anda, silahkan diganti dengan "Mengukur panjang lintasan
yg ditempuh 'bulan' planet tsb dalam selang waktu 5 menit" dengan
menggunakan peralatan yang sama (penggaris dan tali).

3. Walaupun ini hanyalah murni hasil khayalanku, kalau anda bersedia
meluangkan waktu untuk memikirkannya, anda akan bertemu dengan
eksperimen sederhana tetapi yang membutuhkan usaha dan kecermatan yg
tinggi.

Oke selamat bereksperimen...! Jika anda dan teman anda itu
berhasil... aku ucapkan "Selamat Datang kembali di Bumi"...</pre>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=33&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/mari-kita-berkhayal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230;TIPS KECIL MELEWATI HARI-HARI KANKER ANDA&#8230;</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/tips-kecil-melewati-hari-hari-kanker-anda/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/tips-kecil-melewati-hari-hari-kanker-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 07:42:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[ Pemeriksaan dan Pengobatan

Sejak pertama kali didiagnosa kanker, buatlah (atau mintalah orang yang mendampingi Anda membuat) catatan harian tentang apa saja yang berkaitan dengan kanker Anda: diagnosa dokter, pemeriksaan dan hasil laboratorium, nama dan dosis obat, terapi yang anda terima, diet yang harus Anda lakukan, kunjungan ke dokter/rumah sakit (dan untuk keperluan apa), segala keluhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=31&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong> Pemeriksaan dan Pengobatan</strong></p>
<ul>
<li>Sejak pertama kali didiagnosa kanker, buatlah (atau mintalah orang yang mendampingi Anda membuat) catatan harian tentang apa saja yang berkaitan dengan kanker Anda: diagnosa dokter, pemeriksaan dan hasil laboratorium, nama dan dosis obat, terapi yang anda terima, diet yang harus Anda lakukan, kunjungan ke dokter/rumah sakit (dan untuk keperluan apa), segala keluhan dan perubahan keadaan Anda, serta segala tetek-bengek lain yang kelihatan tidak penting sekalipun! Suatu saat Anda akan memerlukan catatan ini.</li>
<li>Ajaklah keluarga atau teman saat ke dokter, dan mintalah mereka mencatat hal-hal penting yang dikatakan dokter.</li>
<li>Agar tidak menunggu terlalu lama, teleponlah dokter satu jam sebelumnya untuk memastikan dokter Anda tidak terlambat datang.</li>
<li>Sempatkan ke dokter gigi sebelum memulai terapi kanker Anda agar tidak timbul masalah di tengah-tengah pengobatan.</li>
<li>Potonglah pendek rambut Anda sebelum memulai kemoterapi agar tidak terlalu banyak yang rontok. Kalaupun rontok, tidak tampak mencolok.</li>
<li>Berhati-hatilah. 7-12 hari sesudah kemoterapi Anda mudah terkena infeksi. Jagalah kebersihan dan hindari berada di dekat orang yang sakit. Jika demam, segeralah ke dokter.</li>
<li><strong>Makan dan Minum</strong></li>
<li>Sekalipun Anda merasa mual, upayakan tetap makan. Makan sedikit lebih baik daripada tidak makan sama sekali, karena perut yang kosong akan memperparah rasa mual Anda.</li>
<li>Daripada makan makanan berkaki lima (membeli di luar, lebih-lebih dari warung di pinggir jalan), lebih baik makan makanan masakan sendiri yang berkaki empat (daging sapi, kambing, dsb). Daripada makan makanan berkaki empat lebih baik makan makanan berkaki dua (daging unggas: ayam, burung, angsa, dsb). Daripada makan makanan berkaki dua, lebih baik makan makanan berkaki satu (jamur, sayur-sayuran, dan buah-buahan) atau tidak berkaki (telur, ikan).</li>
<li>Minumlah 8-10 gelas sehari untuk membantu tubuh Anda membuang racun yang diproduksi sel kanker atau sisa-sisa pengobatan.</li>
<li>Kurangi minum kopi, terlebih jika Anda diare. Waspadai juga caffeine pada minuman cola dan sebangsanya. Lebih baik diganti teh, terlebih teh hijau.</li>
<li>Jangan sampai persediaan makanan di kulkas habis, untuk persediaan jika sewaktu-waktu tidak sempat memasak/membeli makanan.</li>
<li><strong>Aktivitas</strong></li>
<li>Tetaplah berolahraga, sekalipun hanya berjalan-jalan di sekitar rumah, agar Anda mendapat udara segar dan tetap merasa bugar fisik maupun mental.</li>
<li>Tetaplah melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi jangan dipaksakan. Istirahatlah jika lelah.</li>
<li>Jika Anda tidak punya pembantu, ini saatnya mengambil pembantu, atau mintalah kerabat Anda untuk membantu melakukan tugas Anda sehari-hari.</li>
<li>Jika ada bagian tubuh Anda yang terasa nyeri, mintalah obat nyeri pada dokter. Jika masih tetap nyeri, mintalah obat lain. Jangan biarkan rasa nyeri mengganggu aktivitas Anda.</li>
<li><strong>Hiburan</strong></li>
<li>Nikmati hidup Anda. Lakukan hal-hal yang Anda sukai: berkunjung ke rumah sanak-saudara, nonton film, belanja ke mal, memasak, pengajian, arisan, memperbaiki mobil, merawat tanaman, membersihkan rumah, apa saja sesuka Anda!</li>
<li>Letakkan handphone di dekat Anda. Tidak hanya penting untuk saat-saat darurat, tetapi juga bermanfaat untuk menghubungi keluarga, sanak-saudara, dan teman-teman agar Anda tetap merasa gembira.</li>
<li>Matikan telepon saat Anda ingin istirahat. Kalau perlu rekamlah perkembangan kesehatan Anda dan gunakan sebagai pesan pada mesin penjawab.</li>
<li>Jika Anda terpaksa berada di tempat tidur cukup lama, siapkan hiburan di kamar Anda: televisi, radio, majalah, buku, telepon, dll.</li>
<li><strong>Lain-lain</strong></li>
<li>Pindahlah ke kamar tidur yang terdekat dengan kamar mandi.</li>
<li>Pasang tombol bel di kamar mandi, barangkali Anda membutuhkan bantuan.</li>
<li>Siapkan obat kumur dan sikat gigi yang lunak. Kemoterapi kadang menyebabkan sariawan.</li>
<li>Upayakan cukup tidur untuk memulihkan kondisi.</li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=31&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/05/31/tips-kecil-melewati-hari-hari-kanker-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pasien-pasien yang menghadang RADIASI..</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/pasien-pasien-yang-menghadang-radiasi/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/pasien-pasien-yang-menghadang-radiasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 07:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika Medik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Andrianto Soekarnen
PELAYANAN radioterapi di Tanah Air tidak aman. Begitulah isi surat Kedutaan Besar Prancis kepada Departemen Kesehatan. Segera dilakukanlah penelitian oleh para ahli keselamatan instalasi radioterapi yang berasal dari Indonesia dan Prancis. Kesimpulan tim investigasi tersebut ternyata tidak jauh dari isi surat tadi: praktik radioterapi di Indonesia tidak meyakinkan.
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=23&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><b><font color="#2d6fa9" face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Andrianto Soekarnen</font></b></p>
<p>PELAYANAN radioterapi di Tanah Air tidak aman. Begitulah isi surat Kedutaan Besar Prancis kepada Departemen Kesehatan. Segera dilakukanlah penelitian oleh para ahli keselamatan instalasi radioterapi yang berasal dari Indonesia dan Prancis. Kesimpulan tim investigasi tersebut ternyata tidak jauh dari isi surat tadi: praktik radioterapi di Indonesia tidak meyakinkan.<br />
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Dan baru tahun ini ada gerakan untuk memperbaiki pelayanan radioterapi, pelayanan yang jumlah pasiennya tak bisa dikatakan sedikit. Mohammad Ridwan, Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten)â€”lembaga yang baru berdiri setahun setelah dilakukan penelitian pelayanan radioterapi itu, tengah menyiapkan sebuah draf peraturan jaminan kualitas layanan radioterapi. Rancangan tersebut diharapkan bisa memancing para pengelola radioterapi untuk membuat standar jaminan kualitas layanan. <span id="more-23"></span><br />
Menurut rencana, akan diadakan sebuah workshop untuk membahas masalah tersebut, awal tahun depan. Dari situ, jika semua berjalan lancar, kesepakatan menyangkut standar kualitas layanan yang telah disepakati secara bersama akan dijadikan peraturan Bapeten.</p>
<p>Sejauh ini, tujuh asosiasi profesi (Perhimpunan Dokter Spesialis Radioterapi Indonesia, Persatuan Ontologi Radioterapi Indonesia, Persatuan Ahli Radiografi Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Ikatan Dokter Gigi Indonesia, Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia, dan Himpunan Fisika Medik) sepakat bahwa soal kualitas layanan harus dan akan diatur. Menurut Cholid Badri, Ketua PDSRI, bila jaminan kualitas dijadikan peraturan Bapeten, maka akan mempunyai kekuatan hukum. Pelanggarnya bisa diajukan ke pengadilan. Hal itu tentu akan lebih efektif dibandingkan bila jaminan kualitas sekadar diatur oleh kode etik profesi.<br />
Sejauh ini, ada dua jenis layanan kesehatan yang menggunakan tenaga nuklir, yaitu penyinaran untuk analisis (penyinaran rontgen) dan penyembuhan (radioterapi). Keduanya memang belum tertata dengan baik. â€œSelama ini, layanan radioterapi di tanah air tumbuh secara seadanya,â€ kata Ridwan. Satu bidang lainnya, yaitu kedokteran nuklir, juga belum menjadi perhatian utama karena jumlah rumah sakit yang mempunyai layanan itu masih sangat sedikit.</p>
<p>KELEBIHAN DOSIS<br />
Pernah, tahun lalu, Bapeten melakukan inspeksi ke 400-an instansi pemberi fasilitas kesehatan, rumah sakit, klinik, dan puskesmas yang melakukan pelayanan radioterapi. Terungkaplah betapa kacaunya dunia pelayanan radioterapi ini. Misalnya, 50 instansi tidak dapat diinspeksi karena berbagai hal, antara lain pindah alamat. Lalu, pesawat radioterapinya tidak ada di lokasi karena telah dialihkan kepemilikannya tanpa melaporkan hal ini kepada Bapeten.<br />
Kemudian, ditemukan pula 42 instansi tidak berizin. Selain itu, 365 buah pesawat sinar-X atau alat peradiasi lainnya juga tidak mempunyai izin. Eloknya lagi, 300 instansi mempekerjakan orang yang tidak mempunyai sertifikat yang dibutuhkan. Hanya 98 orang pekerja yang mempunyai sertifikat kerja di bidang radioterapi. Toh, dari 98 yang bersertifikat itu, 39 di antaranya memegang sertifikat yang sudah kedaluwarsa.<br />
Lebih jauh lagi, 70 instansi menggunakan peralatan nuklir tanpa mempunyai log book atau buku catatan harian, dan 332 instansi tidak membuat kartu dosis. Padahal, kedua jenis catatan itu sangat vital dalam pelayanan radioterapi. Kemudian, ditemukan pula 280 pekerja radioterapi tidak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kita tahu, orang yang paling rawan terkena pengaruh radiasi adalah pekerja radioterapi itu sendiri karena ia berhubungan dengan proses penyinaran hampir setiap hari.<br />
Kalau kita memutar berkas-berkas catatan sedikit ke belakang, sebuah kasus besar sempat mencuat pada 1997. Kesalahan prosedur telah menyebabkan kematian seorang pasien pada sebuah rumah sakit di Surabaya. Saat itu, petugas rumah sakit membetulkan sendiri alat yang rusak karena ahli reparasinya lama tak juga datang. Tapi inisiatif ini harus dibayar dengan mahal oleh pasien: terjadi penyinaran berlebihan atau overdosis.<br />
Yang kemudian sangat memprihatinkan yakni orang yang membutuhkan perawatan radioterapi ternyata sangat banyak. Menurut Cholid Badri, diperkirakan jumlah penderita kanker di Indonesia adalah satu per seribu penduduk alias diduga lebih dari 200 ribu orang. Dan menurut pengalaman, dari jumlah itu, setengahnya akan membutuhkan perawatan radioterapi.</p>
<p>PERSAINGAN GLOBAL<br />
Bukan saja pelayanannya yang buruk, tapi kapasitas instansi yang melayani perawatan radioterapi juga terbatas. Di RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta, setiap tahun hanya bisa tertangani sekitar 2.000 pasien. Di sana, terdapat dua peralatan canggih yang dibeli dari Amerika Serikat sekitar dua tahun lalu, berkat bantuan dari pemerintah Belanda. Dengan asumsi kapasitas rumah sakit yang lain seperti RSCM itu, maka jumlah pasien yang baru bisa ditangani sekitar 44 ribu orang (22 rumah sakit x 2.000 penderita).<br />
Itu pun baru soal kapasitas rumah sakit. Belum lagi masalah kurangnya sumber daya manusianya: saat ini, jumlah radioterapist di Indonesia hanya kurang dari 50 orang. Radioterapi memang bukan ilmu yang populer di fakultas kedokteran. Bidang ini bukan lahan basah. â€œAhli radioterapi kan membutuhkan peralatan yang sangat mahal yang hanya mampu disediakan oleh rumah sakit besar,â€ katanya. Jadi, ia tidak bisa buka praktik sendiri.<br />
Sebetulnya, yang boleh memegang dan menggunakan alat radioterapi adalah ahli fisika medik. Perannya mirip dengan ahli anestesi pada proses operasi. Bayangkan, menurut penelitian Chalid Badri pada 1998, di Indonesia hanya ada 25 ahli fisika medik. Dari jumlah itu, hanya 13 yang bekerja penuh di bidang radioterapi. Lalu siapa yang melayani perawatan radioterapi? Kesalahan pengoperasian pesawat radioterapi tak hanya menyebabkan kemungkinan pasien disembuhkan kecil, tapi juga sangat mungkin membawa maut.<br />
Untuk memperbaiki kondisi seperti itu sebenarnya tak bisa diharapkan hanya melalui peraturan Bapeten. Bila pemerintah wajib memelihara kesehatan masyarakatnya, mestinya disusun program terarah, baik untuk menciptakan tenaga kerja dan para ahlinya, maupun untuk menggalang dana buat membeli peralatannya. Atau, sehubungan dengan persaingan global, yaitu era AFTA dan APEC, dokter dan para pakar asinglah nanti yang akan melayani perawatan radioterapi ini. Bagi pasien, dirawat oleh dokter asing atau dokter Indonesia mungkin tak ada bedanya asalkan ongkosnya sama. Tapi, apa yang bisa dilakukan putra Indonesia selain menjadi konsumen?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=23&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/pasien-pasien-yang-menghadang-radiasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FAGOSITOSIS</title>
		<link>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/22/</link>
		<comments>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/22/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 07:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diani03</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika Medik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diani03.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[PENGARUH PEMBERIAN L-ARGININE TERHADAP
KEMAMPUAN FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA
MENCIT BALB/C YANG DIBERI STRESOR RENJATAN LISTRIK
DAN DIINOKULASI LISTERIA MONOCYTOGENES
Atik Madiastuti1), Hermina Sukmaningtyas2)
&#160;
ABSTRAK
 Latar belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya perbedaan kemampuan fagositosis makrofag pada mencit yang mendapat stresor renjatan listrik dengan diberi L- arginin dan yang tidak diberi L- arginin. Kemampuan fagositosis makrofag dinilai dari jumlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=22&subd=diani03&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="style46" align="center">PENGARUH PEMBERIAN L-ARGININE TERHADAP<br />
KEMAMPUAN FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA<br />
MENCIT BALB/C YANG DIBERI STRESOR RENJATAN LISTRIK<br />
DAN DIINOKULASI LISTERIA MONOCYTOGENES</p>
<p class="style45" align="center">Atik Madiastuti1), Hermina Sukmaningtyas2)</p>
<p class="style45" align="center">&nbsp;</p>
<p class="style45" align="center"><b>ABSTRAK</b></p>
<p class="style45" align="justify"> <b>Latar belakang:</b> Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya perbedaan kemampuan fagositosis makrofag pada mencit yang mendapat stresor renjatan listrik dengan diberi L- arginin dan yang tidak diberi L- arginin. Kemampuan fagositosis makrofag dinilai dari jumlah partikel lateks yang difagositosis makrofag dalam 200 makrofag.</p>
<p class="style45" align="justify"><b>Metode:</b> Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan pendekatan <i>The Post Test Only Control Group Design</i> dengan meggunakan binatang percobaan sebagai obyek penelitian. Sampel adalah 12 ekor mencit jantan strain Balb/C, dibagi dalam 2 kelompok percobaan dengan rancangan acak <i>(Simple Random Sampling)</i>. Semua mencit mendapat pakan standar. Pada kelompok kontrol(K), mencit tidak mendapatkan perlakuan. Sedang pada kelompok perlakuan (P) diberikan 1,2% L-arginin dalam air minumnya selama 7 hari. Semua mencit mendapat stresor renjatan listrik pada hari ke-7 selama 14 hari. Pada hari ke-17 semua mencit disuntik secara intravena dengan konsentrasi 10<span class="style55">5</span> Listeria monocytoganes hidup (LD<span class="style55">50</span> : 2 X 10<span class="style55">5</span> kuman ). Semua mencit dibunuh dengan pembiusan chloroform yang dilanjutkan dengan dislokasi cervical pada hari ke 22.Data yang di peroleh dianalisa menggunakan uji <i>t-test</i> dengan nilai <i>p</i>&lt; 0,05.<br />
<b>Hasil: </b>Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah partikel lateks yang difagositosis oleh makrofag pada kelompok K: 477.83±128.12 dan pada kelompok P: 714.33±358.63 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol(K) dan kelompok perlakuan(P) dengan <i>p</i>=0,159 (<i>p</i>&gt;0,05). Namun didapatkan jumlah partikel lateks yang difagositosis makrofag pada kelompok yang diberi L- arginin lebih banyak daripada yang tidak diberi L- arginin.<br />
<b>Kesimpulan:</b> Pemberian L-arginin meningkatkan kemampuan fagositosis makrofag yang dinilai dari jumlah partikel lateks yang di fagositosis makrofag pada mencit yang mendapatkan stresor renjatan listrik<br />
<b>Kata Kunci:</b> L-arginin, Stres, Makrofag, Fagositosis.</p>
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="753">
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td colspan="3" valign="top"><span class="style47"> 1)Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip Semarang<br />
2)Staf Pengajar Bagian Fisika Medik Fakultas Kedokteran Universitas  Diponegoro Semarang.</span></td>
</tr>
</table>
<p class="style45" align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/diani03.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/diani03.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diani03.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diani03.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diani03.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diani03.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diani03.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diani03.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diani03.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diani03.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diani03.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diani03.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diani03.wordpress.com&blog=2786510&post=22&subd=diani03&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diani03.wordpress.com/2008/02/18/22/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9168283a4df9152fb35a28d6cde49fa3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diani03</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>